Paling Baru, Nasabah Jiwasraya Tolak Opsi Likuidasi

Paling Baru, Nasabah Jiwasraya Tolak Opsi Likuidasi

Paling Baru, Nasabah Jiwasraya Tolak Opsi Likuidasi

Pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) khawatir penyelesaian kasus gagal bayar perusahaan tersebut berakhir dengan likuidasi.

Salah satu pemegang polis Jiwasraya, Achmad Fachrodji mengatakan, jika perusahaan Jiwasraya mengalami likuidasi, maka pihaknya selaku nasabah akan merasakan kerugian yang jauh lebih besar.

Bahkan, tidak memilik kepastian waktu dalam pengembalian nilai investasi.

“Kalau dilikuidasi, pemegang polis hanya dapat pengembaliaan dana kurang dari 20 persen dan kami tidak tahu kapan dana itu cair karena akan melalui proses pengadilan kepailitan yang panjang dan penjualan sisa aset Jiwasraya. Dan kami tidak mau opsi likuidasi," kata Fachrodji dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/12/2020).

Atas dasar itu, Fachrodji lebih memilih solusi yang telah dihasilkan Panitia Kerja (Panja) Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yakni menyehatkan polis dengan cara menjalani penyesuaian atas manfaat bagi nasabah, program ini disebut restrukturisasi.

Fachrodji pun mendesak agar Tim Percepatan Penyelamatan Polis Jiwasraya segera merealisasikan keputusan DPR tersebut dan mengumumkan tahapan restrukturisasi kepada para nasabah.

"Saat ini kami menunggu pengumuman resmi. Kami harap program restrukturisasi segera diumumkan untuk dapat memberi kepastian kepada kami," kata dia.

Fachrodji menambahkan, program restrukturisasi merupakan solusi terbaik bagi nasabah juga pemerintah, di mana kedua belah pihak dapat mengurangi kerugian yang jauh lebih besar pada masing-masing pihak.

Dengan dipercepatnya realisasi restrukturisasi, setidaknya nasabah segera memperoleh kepastian waktu atas pengembalian investasi, di satu sisi, laju pertumbuhan leabilitis Jiwasraya pun dapat melambat.

"Program restrukturisasi saya pikir sebagai win-win solution, ketimbang opsi Jiwasraya harus dilikuidasi. Bagi pemegang polis yang terpenting adalah kepastian waktu mengenai pengembalian dana kami," ucap Fachrodji.

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting, topik menarik, dan informasi lainnya

Aktifkan

Belum berhasil mengaktifkan notifikasi Kompas.com? Klik di sini

Waspada Keyloger Ada di Sekitar Anda, Jangan Sembarangan Menginput Password

Contoh Penerapan Algoritma Enkripsi AES di Pemrograman PHP